amrich's blog for all

amrich's blog for all
amrich's blog for all

Selasa, 15 November 2011

MENGENAL KANKER PANKREAS

Kamis (6/10/2011) pagi, datang berita mengejutkan. Steve Jobs, tokoh di balik penciptaan personal computer, iPod, iPad, dan iPhone, meninggal dunia pada usia 56 tahun akibat kanker pankreas. Kanker pankreas sebenarnya merupakan jenis kanker yang jarang. The American Cancer Society memperkirakan, penyakit itu terdiagnosis pada 230.000 orang per tahun di seluruh dunia, 37.000 kasus diantaranya terjadi di Amerika Serikat Kanker pankreas merupakan penyebab keempat kematian kanker, baik pria dan wanita, serta salah satu  kanker yang paling mematikan, bahkan kalangan medis menamakannya “silent killer”.
Definisi. Kanker pankreas adalah kanker yang dimulai dari organ pankreas. Pankreas sendiri adalah organ berbentuk tabung seperti bunga karang atau spons yang letaknya di bagian belakang lambuing, dihubungkan dengan usus dua belas jari. Pankreas bertugas membuat getah-getah pankreas dan hormon-hormon tubuh termasuk insulin.Getah pankreas yang biasa disebut dengan enzim, bertugas membantu mencerna makanan dalam usus kecil. Sedangkan insulin bertugas mengontrol jumlah gula dalam darah. Kedua enzim dan hormon tersebut diperlukan untuk mempertahankan tubuh agar semua organ bekerja dengan benar.
Penyebab. Meskipun ilmuwan-ilmuwan tidak tahu secara tepat apa yang menyebabkan kanker pankreas, mereka mempelajari bahwa ada sesuau yang meningkatkan kesempatan seseorang mendapat penyakit ini. Merokok adalah suatu faktor risko utama. Penelitian menunjukan bahwa perokok-perokok mengembangkan kanker pankreas dua sampai tiga kali lebih sering daripada bukan perokok.. Faktor resiko lainnya adalah penyakit Diabetes mellitus, riwayat kanker pankreas dalam keluarga, ras kulit hitam,  usia di atas 50 tahun, penyakit hati kronis, obesitas dan kurang olah raga.
Gejala. Sedangkan gejala kanker pankreas, di antaranya nyeri di bagian perut, punggung, atau keduanya. Berat badan berkurang drastis akibat kehilangan nafsu makan, anoreksia dan kembung.  Penderita juga sering mengalami diare dengan kandungan lemak dalam feses (steatorrhea). Pada penderita diabetes, mungkin disertai dengan penurunan berat badan drastis, mual, serta kulit menguning. Semakin banyak gejala spesifik ditemukan dalam diagnosis, kemungkinan besar kanker pankreas semakin tinggi. Bila mengalami beberapa gejala, disarankan segera menjalani pemeriksaan.
Penatalaksanaan. Kanker pankreas dirawat dengan operasi, terapi radiasi, atau kemoterapi. Adakalanya beberapa metode-metode digunakan, dan pasien dirujuk pada dokter-dokter yang berspesialisasi dalam perawatan kanker yang berbeda-beda macamnya.
Operasi mungkin dilakukan untuk mengangkat semua atau sebagian dari pankreas. Adakalanya juga perlu untuk mengangkat sebagian dari lambung, duodenum, dan jaringan-jaringan lain yang berdekatan.
Terapi radiasi (juga disebut radioterapi) menggunakan sinar-sinar berkekuatan tinggi untuk merusak/menghancurkan sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhan mereka. Radiasi biasanya diberikan 5 hari setiap minggu untuk 5 sampai 6 minggu. Jadwal ini membantu melindungi jaringan yang sehat dengan menyebarkan keluar total dosis radiasi. Pasien tidak perlu diopname untuk terapi radiasi.
Radiasi juga sedang dipelajari sebagai suatu cara untuk membasmi sel-sel kanker yang tertinggal pada area setelah operasi. Sebagai tambahan, terapi radiasi dapat membantu menghilangkan sakit/nyeri atau persoalan-persoalan pencernaan.
Kemoterapi menggunakan obat-obat untuk membasmi sel-sel kanker. Dokter mungkin menggunakan hanya satu obat atau suatu kombinasi. Kemoterapi mungkin diberikan dengan cara oral (melalui mulut) atau dengan suntikan kedalam suatu otot atau vena. Obat-obat memasuki aliran darah dan berjalan keseluruh tubuh. Kemoterapi biasanya diberikan dalam siklus; suatu periode perawatan diikuti oleh suatu periode recovery, kemudian periode perawatan lainnya, dan seterusnya.
Pencegahan Kanker Pankreas. Walaupun tidak selalu mungkin untuk mencegah kanker pankreas, gaya hidup dapat membantu mengurangi resiko anda:
1.    Berhenti merokok. Asap rokok mengandung karsinogen yang dapat merusak DNA yang mengatur perkembangan sel.
2.       Jaga berat badan sehat Anda. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko terkena kanker pankreas. Namun, tetap jaga pengurangan berat tersebut agar tidak kehilangan berat secara drastis dalam waktu yang singkat. Lakukan perlahan-lahan dengan 30 menit atau lebih olahraga aerobik, seperti berjalan, jogging, atau bersepeda.
3.        Berolahragalah secara teratur. Para ahli percaya bahwa melakukan olahraga yang cukup setiap minggu dapat mengurangi resiko Anda terkena kanker pankreas.
4.        Makan makanan yang sehat. Pola makan yang kaya akan buah-buahan dan sayur-sayuran dan rendah lemak hewani dapat mengurangi resiko Anda terkena kanker pankreas.


REFERENSI
1.      Kanker Pankreas, Rangking 4 Pencabut Nyawa
2.      Menyibak Kanker Pankreas yang Serang Steve Jobs
3.      Penyebab Kanker Pankreas http://obatsakit2011.blogspot.com/2011/05/penyebab-kanker-pankreas.html
5.      Seluk Beluk Seputar Kanker Pankreas
6.      Pencegahan Kanker Pankreas
http://www.klinikdokteronline.com/43/pencegahan-kanker-pankreas.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar