amrich's blog for all

amrich's blog for all
amrich's blog for all

Selasa, 15 November 2011

BAHAYA MINUM AIR PUTIH SECARA BERLEBIHAN

Seperti yang kita ketahui, bahwa 80% dari tubuh manusia berisi air. Cukuplah menunjukkan betapa besar peran zat cair ini di dalam tubuh. Setiap hari kita dianjurkan mengkonsumsi 2 liter / 8-10 gelas air untuk menjauhkan tubuh dari dehidrasi. Selain itu, air juga membantu lambung mencerna makanan. Bahkan kulit, kuku dan rambut, setiap incinya membutuhkan air untuk tetap segar dan lembab. Berbeda dengan makanan, kita tak perlu menunggu rasa haus untuk meneguk segelas air mineral. Kalau nunggu ada rasa haus adalah telat. Mestinya tiap ada kesempatan kita minum. Contoh kecilnya, jika setelah buang air kecil maka kita dianjurkan minum. Logikanya kalau ada yang dibuang maka ada yang masuk.
            Banyak orang salah mengerti, melakukan terapi air putih tapi dengan mengkonsumsi 2 liter sekaligus saat bangun tidur. Ini berbahaya untuk kesehatan jantung dan ginjal. Seharusnya, khasiat air putih akan lebih terasa bisa dikonsumsi secara bertahap, bukan secara berlebihan atau sekaligus. Konsumsi air berlebih bukan bermanfaat untuk tubuh tapi justru membahayakan.
Air yang dikonsumsi akan diserap ke saluran cerna dan masuk ke pembuluh darah yang akhirnya bisa menyebabkan volume darah jadi bertambah. Hal ini bisa membebani kerja jantung dan ginjal. Jantung seolah didesak untuk memompa darah lebih cepat, sementara ginjal di desak untuk mengeluarkan cairan lebih cepat.
Ginjal harus bekerja keras untuk menyaring kelebihan air dari sistem sirkulasi tersebut. Ingatlah bahwa ginjal kita bukan seperti pipa silinder, yang jika diguyur air dalam jumlah banyak akan membersihkan bagian dalam pipa/ginjal tersebut. Melainkan, ginjal kita tersusun dari unit-unit penyaringan yang disebut glomerulus. Glomerulus tersebut akan rusak apabila diberi beban berlebihan, dan meminum air dalam jumlah besar merupakan salah satu dari sekian penyebab yang membahayakan ginjal.
Efek negatif bagi ginjal lainnya adalah akan terjadi dilusi atau pengenceran cairan. Karena dengan banyaknya cairan yang ada di dalam tubuh. Kalau yang mengalami dilusi ginjalnya sehat, maka hanya akan mengakibatkan beser atau sering kencing. Dengan banyaknya cairan yang keluar, natrium yang ada di dalam tubuh bisa ikut keluar. Kalau sudah begitu, tubuh akan menjadi lemah karena kekurangan natrium, tapi, jika dilusi itu terjadi pada ginjal yang kurang sehat, justru bisa mengakibatkan terjadinya gangguan ginjal.
Memberikan beban kerja terhadap sistem jantung dan ginjal dengan meminum air dalam jumlah besar sepintas seperti sebuah proses yang tidak kelihatan dari luar; bagi sebagian orang, sulit untuk mengetahui bahwa jantung dan ginjalnya sedang bekerja keras mengatasi kelebihan air. Namun jangan salah, bahwa proses ini sedang berjalan dalam tubuh dan dapat membahayakan kesehatan jika terjadi dalam waktu lama.
Untuk itu, perlu diketahui cara mengkonsumsi air yang sesuai dengan kebutuhan. Agar khasiatnya bisa dirasakan, konsumsi air sebelum Anda merasa haus. Setelah bangun tidur juga dianjurkan untuk mengonsumsi air putih satu gelas. Sebelum dan setelah sarapan juga dianjurkan minum segelas air putih. Begitu pula saat ingin beraktivitas serta sebelum dan setelah berolahraga. Bahkan sebelum tidur pun dianjurkan untuk mengonsumsi segelas air putih. Cukup minum air 1-2 gelas secara bertahap, jangan lakukan minum sebanyak 1,5 liter- 2 liter sekaligus.
Mengkonsumsi ar putih secara bertahap akan lebih bermanfaat, dan menjadikan hal itu kebiasaan akan menjadi investasi kesehatan Anda di masa depan. Mulai melakukan kebiasaan minum air putih sesering mungkin secara bertahap akan menjadi kebiasaan yang sehat untuk Anda dan keluarga. Jika ingin menerapkannya di keluarga Anda, cobalah melakukan kebiasaan minum air putih setiap kali melakukan aktivitas 6-8 minggu secara ketat, otomatis pada minggu ke 9, akan menjadi kebiasaan yang sehat.

Referensi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar