amrich's blog for all

amrich's blog for all
amrich's blog for all

Rabu, 23 November 2011

WASPADAI PENYAKIT DI MUSIM HUJAN

 Musim hujan telah tiba. Transisi musim, dari panas ke hujan datang tiba-tiba beberapa waktu kemarin. Hal ini tentu sangat patut untuk disyukuri mengingat lamanya waktu musim panas kemarin. Namun demikian, musim hujan yang baru saja datang juga membawa segudang dampak negatif. Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor misalnya. Selain itu musim hujan juga membawa penyakit.
Banyak kasus penyakit yang semula tak ada di musim hujan kemudian timbul karena sebab tersebut, contohnya penyakit leptospirosis, yang berasal dari tikus. Mulanya agent penyakit tak ada, kalau kuman pada urin tikus tak keluar terbawa air musim hujan. Namun, karena hujan, kuman tersebut bisa jadi berada di genangan-genangan air yang terinjak kaki.
Jika kita terinjak oleh kotoran tikus dan kebetulan kaki kita ada yang lecet atau terluka, kuman tersebut dapat masuk ke dalam tubuh kita. Contoh lainnya adalah mengenai kemungkinan tercemarnya sumber air bersih.  Akibatnya tentu akan menurunkan kualitas air menjadi tak layak konsumsi.
Beberapa penyakit yang biasa timbul dimusim hujan antara lain:
Diare
Perilaku kebersihan dan sanitasi yang buruk menjadi penyebab penyakit ini. Selain air yang terkontaminasi, kebiasaan buruk seperti tidak mencuci tangan menggunakan sabun membuat kuman mudah masuk ke tubuh manusia. Masyarakat di kota besar yang tinggal di bantaran kali pada umumnya tidak memiliki sarana sanitasi yang baik. Jika musim hujan tiba, kotoran yang ada di tanah akan terbawa oleh air hujan masuk ke dalam sumur. Pastikan makanan yang dikonsumsi selalu higienis, meminum air yang sudah mendidih serta perhatikan sarana sanitasi. Mencegah diare sebenarnya mudah, kuncinya adalah selalu menjaga kebersihan.
Influenza.
Anak-anak berusia balita merupakan golongan yang paling rentan terkena influenza. Masa inkubasi-waktu dari paparan virus sampai timbul gejala- influenza sangat cepat, hanya tiga sampai tujuh hari. Gejalanya berupa nyeri kepala, demam, menggigil, nyeri otot, lemas, hingga kejang. Peningkatan suhu badan dapat terjadi dalam 12-24 jam. Dapat juga muncul bersin dan batuk tidak berdahak. Faktor pemicunya antara lain udara dingin dan turunnya kekebalan tubuh, terutama pada bayi di bawah satu tahun dan orang usia lanjut. Bila terserang influenza, mereka berisiko terkena ISPA, termasuk radang paru. Pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menghindari hujan-hujanan, menghindari kontak dengan penderita serta menjaga daya tahan tubuh.
Leptospirosis                          
Penyakit yang termasuk penyakit mematikan ini disebabkan oleh bakteri leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia. Penularan penyakit ini bisa melalui tikus, babi, sapi, kambing, kuda, anjing, serangga, burung, landak, kelelawar dan tupai. Namun diduga penularannya lebih banyak melalui air kencing tikus, meski tidak semua tikus mengandung bakteri tersebut. Air kencing tikus yang terbawa banjir bisa masuk ke tubuh manusia melalui luka, misalnya saat berjalan tanpa alas kaki di genangan air.
Masa inkubasi penyakit ini sekitar 4-19 hari. Jika tidak ditangani segera, pasien yang terkena bakteri leptospira ini bisa terkena gagal ginjal serta penyakit kuning. Oleh sebab itu, begitu ada gejala, pasien harus segera mendapat pertolongan dokter. Pengobatan yang diberikan oleh dokter antara lain dengan pemberian antibiotik. Sedangkan tindakan pencegahan yang perlu dilakukan masyarakat adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan cara membasmi sarang tikus.
Disentri
Di musim penghujan, banyak makanan yang tidak hygienis dan tidak steril. Hal tersebut karena saat musim penghujan banyak orang-orang yang tidak memperdulikan kebersihan tangan setelah melakukan aktivitas di musim hujan.
Mengenai jenis disentri basiler, biasanya menyerang secara tiba–tiba sekitar dua hari setelah kemasukan kuman/bakteri Shigella. Gejalanya yaitu demam, mual dan muntah-muntah, diare dan tidak napsu makan. Bila tidak segera diatasi, dua atau tiga hari kemudian keluar darah, lendir atau nanah dalam feses penderita. Pada disentri basiler, penderita mengalami diare yang hebat yaitu mengeluarkan feses yang encer hingga 20-30 kali sehari sehingga menjadi lemas, kurus dan mata cekung karena kekurangan cairan tubuh (dehidrasi). Hal tersebut tidak bisa dianggap remeh, karena bila tidak segera diatasi dehidrasi dapat mengakibatkan kematian. Gejala lainnya yaitu perut terasa nyeri dan mengejang.
DBD (Demam Berdarah)
Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang sering berkembang biak di dalam genangan air baik di tempayan, ember bahkan di dalam bak mandi yang jarang di bersihkan. Nyamuk Aedes Aegypti, ini selanjutnya menginfeksi tubuh manusia. Tubuh seseorang yang diinfeksi oleh nyamuk Aedes Aegypti akan menunjukkan gejala panas tiba-tiba kemudian sakit kepala berat. Otot dan persendian juga diserang oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti, akibatnya seseorang yang terkena penyakit ini biasanya sendinya akan terasa sakit (myalgia dan arthalagia).
Demikianlah beberapa penyakit yang dapat timbul di musim hujan. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat berpengaruh terhadap status kesehatan kita. Karena tentunya mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Referensi 
1. Waspadai 4 Penyakit Pada Musim Hujan
http://jurnalberita.com/2011/11/waspadai-4-penyakit-pada-musim-hujan/
      2.   Penyakit-berbahaya-yang-harus-dihindari-saat-musim-hujan
4. Tips Cegah Penyakit di Musim Hujan
http://www.rsi.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=34:tips-cegah-penyakit-di-musim-hujan&catid=7:tips-kesehatan&Itemid=10

Jumat, 18 November 2011

PRIA JUGA MENGALAMI MENOPAUSE?


Mitos atau fakta? Pertama-tama, bersiaplah untuk mendengar kebenaran bahwa pria juga mengalami menopause. Jadi, bukan hanya para wanita saja yang akan mengalaminya, walaupun memang tidak semua pria harus mengalami hal ini. Menopause pada pria dikenal dengan andropause (andro berarti pria ; pause berarti berhenti). Hal ini tidak melulu berbicara tentang perubahan kemampuan reproduksi seseorang, tetapi melibatkan perubahan-perubahan hormonal dan psikologis yang dialami oleh pria berusia lanjut. Hal ini dapat terlihat secara fisik, tetapi sebenarnya berdimensi sosial bahkan spiritual.
Istilah menopause pria dipakai untuk menjelaskan kondisi penurunan kadar testosteron pada pria usia lanjut. Diperkirakan 30% pria di usia 50-an akan mempunyai kadar tetosteroncukup rendah sehingga akan menyebabkan pelbagai perubahan, seperti mudah letih, lesu, lemah, kaku pada otot, rambut rontok, kulit kering, gairah seksual menurun, penis mengecil, bahkan bisa terjadi impotensi.Pria bermenopause mengalami perubahan emosi, biasanya mereka jadi merasa kurang percaya diri, mudah marah, sulit tidur, timbul rasa cemas, dan berlanjut dengan depresi.
Temuan para tim peneliti ini berdasarkan hasil studi dengan metode random sampling partisipan dalam European Male Aging Study. Sampling mereka mencakup 3.369 pria antara usia 40 tahun dan 79 tahun yang datang dari delapan negara Eropa. Frederick CW dan rekannya mengamati orang-orang tersebut terkait kesehatan fisik, seksual, dan psikologisnya. Gangguan seksual yang ditemukan  yaitu disfungsi ereksi, kurangnya gairah seks, dan penurunan frekuensi ereksi pada pagi hari. Sedangkan gejala fisik yang ditemukan adalah kesulitan dalam melakukan aktivitas yang memerlukan fisik kuat, ketidakmampuan untuk berjalan satu kilometer, dan kesulitan untuk menekuk atau membungkuk. Masalah psikologis sendiri yaitu kekurangan tenaga, merasa sedih, dan kelelahan.
Dalam usia rawan, seorang pria yang mengalami menopause harus memperhatikan bagaimana ia hidup:
Pertama dari segi jasmani. Makanan harus diperhatikan, karena dalam keadaan seperti ini, penyakit dapat dengan mudah mulai menyerang. Jangan mengkonsumsi obat-obatan berbentuk apapun yang katanya dapat mengembalikan semangat muda kembali, karena efek yang berlaku biasanya justru akan menambah benang kusut. Kegiatan olah raga harus terus dijalani dengan tidak menyentuh alkohol apalagi rokok.
Kedua dari segi sosial. Pria harus mulai bersosialisasi dengan lebih luas dalam lingkungannya. Ikut pelayanan atau bakti sosial akan sangat baik efeknya. Seorang pria yang berkeluarga juga harus mulai memperbaiki hubungan dengan anak dan istri, bukannya justru menjadi renggang. Pulihkan hubungan yang buruk, saling introspeksi diri dan saling terbuka, serta meningkatkan kadar komunikasi dua arah yang positif.
Ketiga dari segi rohani. Semua buku yang membahas tentang andropause akan menyarankan pria untuk kembali melihat pada hubungannya dengan Tuhan. Ini bukan hanya nasehat belaka. Inilah esensi kehidupan. Bahwa sejak seseorang dilahirkan sampai masa tuanya, ada panggilan hidup tertinggi dalam kehidupan seseorang. Panggilan yang lebih tinggi dari hanya ‘sekedar' menjadi pekerja, menjadi ayah atau suami, tetapi menjadi makhluk Tuhan yang Ia ciptakan segambar dan serupa dengan-Nya dan dipanggil untuk menggenapi rencana-Nya. Itu adalah arti hidup yang sebenarnya.
Dengan berada pada posisi ini, maka andropause sekalipun tidak akan lagi menjadi masalah penting dalam kehidupan seorang pria. Setuju?
Referensi
1.      Apakah Menopause Pria Itu Ada? 
      http://blogmasarif.wordpress.com/2010/12/25/apakah-menopause-pria-itu-ada

2.      Gejala Menopause Pada Pria


4.      Apakah pria juga menopause?

5.       Menopause pada pria
pause-Pria.html

6.      www.fordearest.wetpaint.com

Rabu, 16 November 2011

WASPADAI TERTULAR PENYAKIT DIBALIK TERAPI IKAN

Terapi ikan, Anda mengenalnya kan? Terapi yang tengah menjadi tren di sejumlah negara termasuk Indonesia ini melibatkan ikan kecil untuk menggigit sel-sel kulit mati. Terapi ini dilakukan dengan cara memasukkan kaki Anda kedalam bak yang berisi ikan Garra rufa, dan kemudian biarkan ikan bekerja dengan mengigit kaki anda.Ikan ini ternyata punya banyak nama lho, yaitu nibble fish, kangal fish, little dermatologists dan doctor fishen. Wuihh.. banyak ya?
Terapi ikan bermula dari legenda bangsa Turki tentang seorang penggembala mencelupkan kakinya yang terluka ke kolam air panas di Kota Kangal, Turki. Sekelompok ikan jenis Garra rufa menggigitinya, tak lama kaki itu sembuh. Orang lalu percaya ikan "dokter" itu menyembuhkan. Khasiat gigitan Garra rufa dalam menyembuhkan penyakit kulit sampai sekarang belum teruji secara ilmiah. Namun, karena efek pijatannya disukai banyak orang, terapi ikan ini berkembang untuk merawat kesehatan dan kebersihan kaki.
Ikan khas turki ini aslinya pemakan Phytoplankton & zooplankton, yang hidup di suhu air hangat. Uniknya ikan Garra rufa ini sampai dewasa ukuran tubuhnya tetap mungil (5cm sampai dengan 15cm), sehingga gigitan dan hisapannya dapat memberikan sensasi dan rasa geli seperti kesetrum.
Menjamurnya bisnis spa ikan juga memicu kekhawatiran produk ikan yang dipakai bukan Garra rufa. Pemerintah Turki telah melarang eksploitasi komersial jenis ikan ini karena ancaman kepunahan. Akibatnya, banyak pengusaha menggantinya dengan ikan chinchin yang lebih murah dengan ukuran lebih besar dan memiliki gigi. Semakin tua gigi ikan chinchin, semakin kuat merusak kulit hingga mengakibatkan infeksi.
Namun beberapa hari terakhir beredar berita miring tentang terapi fish spa tersebut. Berawal dari pernyataan Health Protection Agency (HPA) dari Inggris bahwa tangki air berisi ratusan atau ribuan ikan tersebut mengandung mikroorganisme. Masalah bisa timbul akibat bakteri yang dipindahkan oleh ikan-ikan dari air di dalam tangki tersebut, atau dari satu pengguna ke pengguna lain jika airnya tidak diganti. Nah, jika ada pengguna yang terinfeksi dengan virus yang berasal dari darah, seperti HIV atau hepatitis, dan mengalami perdarahan di dalam air, muncul risiko penyakitnya berpindah kepada orang lain. Risiko penularan penyakit lewat spa ikan memang cukup rendah, namun bukan berarti bisa diabaikan.
Orang yang mengidap penyakit diabetes, psoriasis, atau sistem kekebalan yang lemah, menurut HPA, termasuk yang paling terancam untuk tertular. Oleh karena itu, mereka tak disarankan untuk menjalani terapi kecantikan untuk kaki ini. “Meskipun demikian, masih ada risiko transmisi dari sejumlah infeksi, termasuk virus HIV dan hepatitis," tutur juru bicara HPA.Dr Hilary Kirkbride. Konsultan epidemiologi dari HPA, menyarankan agar salon yang menyediakan perawatan pedicure ini memastikan kondisi kesehatan pengunjung untuk mencegah munculnya risiko penularan penyakit. Kaki pengunjung sebaiknya tidak mengalami luka terbuka atau penyakit kulit apa pun. Selain itu, air di dalam tangki sebaiknya diganti setiap kali digunakan oleh satu orang.
Sedangkan untuk para pengunjung sebelum melakukan terapi sebaiknya memeperhatikan hal-hal dibawah ini :
Menanyakan kepada pengelolanya apakah kolam mereka dilengkapi dengan sistem sterilisasi air. Kebanyakan fish spa menggunakan sistem sterilisasi menggunakan penyinaran sinar ultraviolet (UV lamp), ada juga yang memaksimalkan proses sterilisasi dengan penyinaran sinar ultraviolet dan ozonisasi. Bila perlu minta penjaganya menunjukkan peranti yang mereka gunakan.
Perhatikan penjaga dalam melayani pelanggan. Pastikan setiap pasien terapi sebelum masuk ke kolam, kakinya dicuci/dibilas terlebih dahulu dan dicek dari kemungkinan ada tidaknya luka terbuka/luka belum sembuh, dan selalu menutup dengan plester. Batalkan niat Anda untuk fish spa jika, penjaganya malah mempersilahkan setiap pasien yang ingin terapi langsung masuk ke kolam tanpa prosedur di atas. Pastikan dalam sekali terapi Anda tidak melakukan terapi melebihi 30 menit.
Jika semua syarat di atas terpenuhi, maka Anda tak perlu lagi khawatir untuk melakukan terapi dan merasakan "pijatan" dari hisapan ikan-ikan kecil di kaki Anda, karena terapi yang Anda lakukan aman dari potensi penularan penyakit.


Referensi

KLEPTOMANIA, PENYAKIT JIWA UNTUK MENCURI

Beberapa waktu yang lalu kita sempat dikejutkan dengan adanya berita pencurian salah satu pusat perbelanjaan di kota Purwokerto. Tak tanggung-tanggung kerugian yang diderita mencapai puluhan juta rupiah. Karena barang yang dicuri sekitar 71 handphone. Namun yang lebih mengejutkan tersangka pencurinya adalah anak-anak yang baru berumur 12 tahun (Dan) serta 9 tahun (Yan). Khusus untuk Dan sendiri, anak tersebut pernah puluhan kali berurusan dengan aparat kepolisian karena tindakan kriminal pencurian perhiasan, uang, motor dan lain-lain. Ayahnya juga mengatakan sudah puluhan bahkan ratusan orang yang telah menjadi korban dari perilaku Dan. Kemungkinan besar Dan memiliki penyakit kleptomania.
Lalu apakah yang dimaksud dengan kleptomania itu? Kleptomania (Bahasa Yunani,κλέπτειν, kleptein, "mencuri", μανία, mania) adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Kleptomania pertama kali secara resmi diakui di Amerika Serikat sebagai gangguan jiwa pada 1960, dalam kasus di Negara Bagian California v. Douglas Jones. Kleptomania dibedakan dari mengutil atau pencurian biasa, pada umumnya pencuri yang melakukan pencurian dengan berorientasi pada nilainya secara materi, atau berhubungan dengan keuntungan dan biasanya ada maksud dan tujuan secara moneter atau direncanakan terlebih dahulu, sementara Kleptomania belum tentu memikirkan nilai barang yang mereka curi atau bahkan sampai motif pencurian yang terpaksa mereka lakukan.
Menurut psikolog anak dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Wahyuni Kristinawati Psi Msi, kleptomania atau disingkat klepto termasuk kelompok gangguan kepribadian borderline, artinya terletak pada batas antara normal dan psikotik. Gangguan ini adalah salah satu gangguan kontrol impuls. Dengan kata lain, yang bermasalah adalah kemampuan mengontrol impulsnya.
Disebut klepto jika individu tidak mampu mengendalikan diri melakukan dorongan untuk mencuri, bukannya ketertarikan terhadap barang yang dicuri. "Sedangkan pada tindakan mencuri yang bukan klepto, tindakan mencuri dilakukan bukan karena ketidakmampuan menahan diri untuk mencuri, melainkan sebab-sebab lain, misalnya karena alasan ekonomi," ujar wanita yang akrab disapa Yuni
Beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa kleptomania berkaitan dengan masalah kimia alami otak (neurotransmiter) yang disebut serotonin. Serotonin berfungsi membantu mengatur suasana hati dan emosi seseorang. Ada juga beberapa bukti bahwa kleptomania berhubungan dengan gangguan adiktif atau obsesif-kompulsif.
Pemicu kleptomiania bisa disebabkan karena :
*  Kejadian traumatis atau kehilangan yang membuatnya terpukul
*  Bentuk pemberontakan terhadap suatu sistem
*  Kerusakan otak dan keracunan CO (karbon monoksida)
*  Jumlah cairan otak Serotonin yang tidak normal
Sedang gejala kleptomania mencakup :
·       Dorongan yang kuat dan mendesak untuk mencuri item yang tidak perlu
·       Bagi si penderita adrenalinnya terpacu saat melakukan pencurian.
·       Penderita merasa nikmat atau puas saat mencuri
·       Merasa bersalah atau malu setelah mencuri
Perawatan
Perawatan kleptomania biasanya melibatkan obat-obatan dan psikoterapi. Namun, tidak ada perawatan standar untuk kleptomania, peneliti medis masih mencari pengobatan terbaik untuk gangguan. Hanya saja fakta menunjukkan banyak penderita kleptomania merahasiakan kelainan mereka, malu karena mereka takut untuk dirawat.
Lantas, kapan orang tua perlu curiga dan memeriksakan anaknya ke dokter atau psikiater? Amati bahwa jika perilakunya itu sudah mengganggu fungsi dia sehari-hari, misalkan dalam keluarga atau di sekolah menyebabkan dia sulit berinteraksi, suka mengambil barang teman, fungsi belajarnya terganggu. Jika sudah demikian, ada baiknya segera memeriksakan diri agar bisa ditangani secara profesional.

Referensi
  • Radar Banyumas, edisi Rabu, 14 September 2011
  • Kleptomania, gangguan jiwa yang unik (http://hadinisme.blogspot.com/2010/03/kleptomaniagangguan-jiwa-yang-unik.html), kleptomania (http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2174451-kleptomania/)
  • Kleptomania, gangguan jiwa untu mencuri (http://www.infogue.com/viewstory/2010/12/13/ternyata_mencuri_itu_gangguan_jiwa_yang_serius/?url=http://www.tahukah-kamu.com/2010/10/kleptomania-gangguan-kejiwaan-untuk.html) 
  • Kleptomania, Tanamkan Pengendalian Diri sejak Dini (http://lifestyle.okezone.com/read/2009/06/02/196/225203/search.html)
  • medicalera (http://www.medicalera.com/qna_answer.php?thread=2261)

Selasa, 15 November 2011

MENGAPA ROKOK DAPAT MENYEBABKAN IMPOTENSI ?

Bacalah dengan seksama tulisan yang ada pada sebuah bungkus rokok. Anda pasti akan mendapati tulisan yang berbunyi: "Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin." Lalu seandainya kita bertanya pada semua pria yang perokok berat di negeri ini “Apakah gara-gara merokok anda impoten?” kemungkinan besar jawaban yang di dapat “tidak!”
Bagaimana merokok menyebabkan impotensi pada pria? Pertama, pada prinsipnya penyebab impotensi sama dengan penyebab infertil, yaitu zat kimia pada rokok dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah dan gangguan pada pelepasan Nitric Oxide (NO). Yang mana apabila terjadinya gangguan ini, maka pembuluh darah pada penis tidak dapat melebar sehingga penis tidak dapat ereksi. Karena prinsip ereksi adalah pelebaran pembuluh darah penis oleh NO. Apabila hal ini terganggu, dapat terjadi impotensi akibat rokok.
Kedua, terjadinya kontraksi yang cepat dalam jaringan penis, sebagai akibat stimulasi nikotin dalam otak, yang mengakibatkan terjadinya penyumbatan aliran darah ke penis. "Merokok akan membawa nikotin dan vasokonstriktor lainnya sehingga dapat menutup aliran pembuluh darah penis," terang Dr. Jack Mydlo, kepala bagian urologi Temple University School of Medicine and Hospital di Philadelphia, AS. Disfungsi ereksi atau impotensi menurut data dari U.S. National Institute of Diabetes dan Digestive and Kidney Disorders saat ini telah menjadi problem serius yang dialami dua dari 100 pria di Amerika.. Ketiga, mekanisme katup dalam penis yang mengatur aliran darah tergangggu akibat masuknya nikotin dalam darah.
Dalam sebuah penelitian, para ahli melibatkan sebanyak 8.000 pria di Australia berusia 16 hingga 59 tahun. Dari riset terungkap bahwa pria yang merokok kurang dari sebungkus sehari mengalami peningkatan risiko mengalami problem ereksi sebesar 24 persen. Hasil riset yang dipublikasikan dalam Journal Tobacco Control ini juga mengungkapkan, bertambahnya jumlah rokok yang dihisap setiap hari makin meningkatkan risiko disfungsi ereksi. Pria yang rata-rata menghisap 20 batang rokok sehari tercatat mengalami peningkatan risiko sebesar 39 persen.
Riset lainnya, yang dipublikasikan American Journal of Epidemiology, pria yang masih merokok pada usia 40-an cenderung mengalami problem ereksi ketimbang pria tua yang tidak merokok. Risiko disfungsi juga tercatat meningkat dua kali lipat pada pria yang merokok pada usia 40-an dibanding yang tidak merokok pada usia 50-an. "Merokok, yang mengakibatkan pembuluh darah menyempit, adalah penyebab terbesar gangguan proses ereksi," ungkap Dr. Larry Lipshultz, kepala bagian reproduksi pria pada Baylor College of Medicine di Houston, Texas AS.
Bagaimana cara mengobati impotensi akibat merokok? Tentunya pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Merokok tidak hanya membuat pria menderita impotensi tapi juga produksi sperma pria perokok menjadi rendah, kematian sperma tinggi dan hilangnya libido. Jika kondisi impotensi disebabkan oleh merokok maka biasanya tidak dapat disembuhkan dengan obat-obatan seperti viagra. Satu-satunya cara mengobatinya adalah dengan berhenti merokok. Berikut 3 langkah menyembuhkan diri dari impotensi bagi pencandu rokok. Pertama, berhenti merokok. Saat ini ada beberapa terapi berhenti merokok yang bisa anda ikuti. Kedua, konsultasi ke dokter. bicarakan ke dokter tentang masalah ereksi yang anda hadapi. Ketiga, temui terapi seksual. Beberapa sesi konsultasi akan membantu anda berhenti merokok dan mengembalikan kemampuan seksual anda.
Berhenti merokok mungkin adalah pilihan yang sulit bagi pria-pria perokok, apalagi jika kecanduannya sudah tergolong tinggi. Tapi tidak ada cara lain jika anda menginginkan kehidupan seks yang sehat. Obat-obatan pendukung ereksi sama sekali tidak membantu menyembuhkan impotensi dan bahkan dapat menimbulkan efek samping yang lain.


Referensi
1 Merokok Sebabkan Impotensi
http://www.seksualitas.net/merokok-sebabkan-impotensi.htm
2. IMPOTENSI AKIBAT MEROKOK (2)
3. Bahaya Rokok dalam Beberapa Aspek http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2011/10/22/bahaya-rokok-dalam-beberapa-aspek/
4. Dampak rokok tdhp sex
6. Ancaman impotensi
7. IMPOTENSI AKIBAT MEROKOK (1)
http://www.impotensi.org/2010/03/impotensi-akibat-merokok-1.html

APA ITU GULA DARAH?

Apakah yang dimaksud dengan gula darah?
Dalam ilmu kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Diabetes mellitus adalah penyakit yang paling menonjol yang disebabkan oleh gagalnya pengaturan gula darah.
Bagaimana klasifikasi kadar gula?
1.    Gula darah anda kurang dari 40 mg/dl:
Kadar gula darah anda amat rendah dan amat berbahaya. Kekurangan ini sudah bisa disebut hipoglikemia (kekurangan kadar gula dalam darah). Hipoglikemia paling sering terjadi pada orang yang sedang dalam pengobatan diabetes atau prediabetes.
2.    Gula darah anda di antara 40 dan 59 mg/dl:
Kadar gula darah rendah. Kekurangan ini juga disebut hipoglikemia (kekurangan kadar gula dalam darah). Hipoglikemia paling sering terjadi pada orang yang sedang dalam pengobatan diabetes atau prediabetes.
3.    Gula darah anda di antara 60 dan 125 mg/dl:
Selamat!!! Kadar gula darah anda dalam rentang normal. Namun, apabila kadar gula darah anda tepat 125 mg/dl, anda harus sedikit berhati-hati karena anda sedikit lagi memasuki rentang “normal tinggi” (lebih berisiko terkena diabetes)
4.    Gula darah anda di antara 126 dan 145 mg/dl:
Memang, kadar ini dalam batas “normal tinggi”, tetapi anda perlu waspada karena rentang ini dapat mengindikasikan bahwa nada terkena diabetes. Semuanya tergantung dari kapan anda diperiksa, apakah anda diperiksa ketika puasa atau sehabis makan.
5.    Gula darah anda di antara 146 dan 199 mg/dl:
Kadar gula anda termasuk dalam rentang “tinggi”, khususnya apabila anda diperiksa ketika anda sedang berpuasa (kadar gula puasa) yang berarti anda tidak makan dan minum (selain air putih) selama 8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Kemungkinan besar anda menderita diabetes, walaupun anda tidak menyadarinya.
6.    Gula darah anda di atas 200 mg/dl:
Kadar gula darah anda amat tinggi. Anda pasti sudah menyadari bahwa ada kelainan pada diri anda karena terdapat banyak gejala-gejala yang terjadi (penyembuhan luka yang lama, misalnya).
Bagaimana cara memelihara gula darah?
Untuk memelihara kadar gula darah yang normal dalam tubuh, sebaiknya kita mulai menjaga kadar gula di makanan yang dikonsumsi dengan membatasi konsumsi makanan yang manis-manis dan asupan karbohidrat.Karena itu, penderita diabetes harus waspada ketika mengonsumsi makanan yang mengandung karboidrat dan gula.
Bagi bukan penderita diabetes, untuk menjaga kadar gula darah normal adalah dengan menyeimbangkan kalori yang masuk (makan) dengan kalori yang keluar (kegiatan). Jika kita banyak melakukan kegiatan, kalori yang hilang dari dalam tubuh dapat diganti dengan mengkonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang tepat, sehingga terdapat perputaran energi yang seimbang dalam tubuh. Jumlah seimbang antara kalori yang masuk dan kalori yang keluar yang seimbang tidak akan menyebabkan penumpukan gula dalam darah.
Apa efek bila kadar gula darah rendah?
Bila level gula darah menurun terlalu rendah, berkembanglah kondisi yang bisa fatal yang disebut hipoglikemia. Gejala-gejalanya adalah perasaan lelah, fungsi mental yang menurun, rasa mudah tersinggung, dan kehilangan kesadaran.

Apa efek bila kadar gula darah tinggi?
Seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi umumnya tidak menimbulkan gejala apa-apa. Tapi biasanya semakin tinggi kadar gula darah, maka seseorang akan semakin sering merasa haus dan ingin buang air kecil.Jika tidak ditangani dengan baik, kadar gula darah yang tinggi ini bisa merusak jaringan fungsi sel beta yang berfungsi mengeluarkan insulin dan menyebabkan pembuluh darah mengalami stres sehingga lama kelamaan bisa memicu terjadinya pengerasan di pembuluh darah.Kadar gula darah yang tinggi bisa menimbulkan risiko pengembangan diabetes tipe 2, penyakit jantung dan stroke.

Referensi